Minggu, 25 April 2010

Inilah Penemu Penemu Indonesia Yang Terlupakan

Banyak sekali produk atau konsep yang umum kita saksikan, gunakan, dan konsumsi sehari- hari tanpa kita sadari siapa dibalik produk atau temuan tersebut, bahkan kita menyangka orang lain yang menemukannya, dan tidak menyadari ternyata orang kita sendiri yang menemukannya.

Tjandramukti


Peneliti pertanian tropis dan salah satu pelopor mixed farming yang mengabdikan hampir seluruh hidupnya di desa ini, sekitar tahun 2000 berhasil menemukan varietas kedelai baru yang memiliki produktifitas yang tinggi, mencapai 3,4 ton per hektar (salah satu yang tertinggi di daerah tropis secara internasional), dibandingkan rata- rata nasional yang hanya 1,3 ton per hektar. Kedelai ini memiliki ukuran besar, protein yang tinggi (43,9 %), umur yang pendek (72 hari), dan memiliki kemampuan adaptasi yang baik di daerah tropis bila ditanam dengan best practice yang beliau kembangkan. Hasil pemurnian bertahun- tahun dalam keadaan yang terkontrol, pada akhirnya menghasilkan dua varietas kedelai unggul, yang pertama telah diserahkan kepada pemerintah daerah dan di daftarkan menjadi benih kedelai unggul nasional dengan nama Kedelai Grobogan, sedang varietas yang lain belum didaftarkan. Selain kedelai, beliau juga menemukan konsep sumur resapan komunal untuk memanen air hujan di lahan persawahan serta metode optimalisasi tanaman subtropis di daerah tropis seperti ketela pohon, jagung, dan kedelai.

Mujair

Mujair adalah nama seorang bapak yang pada tahun 1939 menemukan ikan yang pada akhirnya dinamai dengan nama yang sama di muara sungai Serang, Blitar. Beliau berhasil mengembangbiakkan ikan yang bukan asli perairan Indonesia dan menjadi populer hingga sekarang.

Prof. Poorwo Soedarmo


Anda pasti hapal apa itu Empat Sehat Lima Sempurna, suatu slogan yang sangat mudah diingat dan tidak dapat dipungkiri berhasil dalam menyehatkan masyarakat Indonesia. Slogan atau lebih tepatnya konsep ini dicetuskan oleh seorang tokoh gizi Indonesia kelahiran Malang pada tahun 1904 bernama Poorwo Soedarmo.

Prof. Ir. R.M. Sedyatmo


Lulusan ITB angkatan 1934 ini berhasil menemukan pondasi cakar ayam pada tahun 1962. Sistem pondasi ini memungkinkan pembangunan di atas lahan yang labil, seperti landasan pacu pelabuhan udara Soekarno Hatta, Jakarta, dan banyak bangunan lain di seluruh dunia.

Tjokorda Raka Sukawati


Beliau adalah penemu metode Sosrobahu, sistem pembuatan penyangga jalan layang secara sejajar dengan jalan yang akan dibuat, dan dapat diputar dengan mudah bila akan digunakan. Sistem ini menghemat tempat, sehingga tidak memacetkan lalu lintas di bawahnya bila sebuah jalan layang dibuat di atas jalan lain.

Mukibat

Pak Mukibat adalah petani sederhana dari Kediri ini pada tahun 1950 menemukan sistem penanaman singkong yang revolusioner. Beliau menempelkan batang ketela pohon karet yang daunnya rimbun di atas ketela pohon biasa (grafting). Setelah di tanam hasilnya sangat luar biasa. Dengan sistem pemanenan berulang, sebuah ketela pohon dapat memproduksi hingga 5 kali lipat dari yang biasanya. Untuk menghormati sistem tempel pada ketela pohon saat ini secara internasional dinamai sistem Mukibat, meskipun saat ini banyak orang mengaku- aku sebagai sistem mereka dengan sedikit modifikasi dari aslinya.

Daftar IQ Tokoh-tokoh Terkenal Dunia

Roabaca.com.- Kecerdasan ialah istilah umum yang digunakan untuk menjelaskan sifat pikiran yang mencakup sejumlah kemampuan, seperti kemampuan menalar, merencanakan, memecahkan masalah, berpikir abstrak, memahami gagasan, menggunakan bahasa, dan belajar.

Kecerdasan erat kaitannya dengan kemampuan kognitif yang dimiliki oleh individu. Kecerdasan dapat diukur dengan menggunakan alat psikometri yang biasa disebut sebagai tes IQ. Ada juga pendapat yang menyatakan bahwa IQ merupakan usia mental yang dimiliki manusia berdasarkan perbandingan usia kronologis.

Distribusi Normal disebut juga Distribusi Gauss. Distribusi probabilitas yang juga mewakili sifat-sifat natural. Misalkan sebaran tinggi badan , tingkat kecerdasan , rupawan , kewarasan dan lain lain. Dari penelitian , distribusi IQ adalah sebagai berikut.

* 50% dari nilai IQ jatuh antara 90 dan 110
* 70% dari nilai IQ jatuh antara 85 dan 115
* 95% dari nilai IQ jatuh antara 70 dan 130
* 99,5% dari nilai IQ jatuh antara 60 dan 140
* Nilai dari 132 sama dengan top 2%
* Sebuah skor 134 sama dengan atas 1%
* Nilai dari 68 sama dengan bawah 2%
* Nilai dari 66 sama dengan bawah 1%

Hasil itu menunjukkan bahwa orang genius sama langkanya dengan orang idiot. Mayoritas adalah IQ rata-rata. Hal yang menarik adalah IQ dari tokoh tokoh terkenal baik di masa lampau dalam sejarah atau tokoh yang masih hidup.

Daftar IQ dari Tokoh Yang Masih Hidup

* Fisikawan / Engineer Kim Ung-yong memiliki IQ diverifikasi 210
* Bouncer Christopher Michael Langan memiliki IQ diverifikasi 195
* Engineer Philip Emeagwali diduga memiliki IQ 190
* Juara Catur Dunia Garry Kasparov diduga memiliki IQ 190
* Penulis Marilyn Vos Savant memiliki IQ diverifikasi 186
* Aktor James Woods diduga memiliki IQ dari 180
* Politikus John H. Sununu diduga memiliki IQ dari 180
* Perdana Menteri Benjamin Netanyahu diduga memiliki IQ dari 180
* Matematikawan Andrew Wiles diduga memiliki IQ dari 170
* Juara Catur Dunia Judith Polgar diduga memiliki IQ dari 170
* Catur Grandmaster Robert Byrne diduga memiliki IQ dari 170
* Juara Catur Dunia Bobby Fischer diduga memiliki IQ dari 167
* Mathematician / Physicist Stephen W. Hawking diduga memiliki IQ lebih dari 160
* Microsoft Pendiri Paul Allen diduga memiliki IQ lebih dari 160
* Aktris Sharon Stone diduga memiliki IQ 154


Daftar IQ dari Tokoh Masa Lampau

* 190 – Ludwig Wittgenstein
* 190 – Sir Isaac Newton
* 190 – Franà § ois-Marie Arouet (Voltaire)
* 180 – Leonardo da Vinci
* 180 – David Hume
* 180 – Michelangelo Buonarroti
* 179 – Johann Wolfgang von Goethe
* 176 – Emanuel Swedenborg
* 176 – Gottfried Wilhelm von Leibniz
* 175 – Johannes Kepler
* 175 – Edmund Spenser
* 175 – Baruch Spinoza
* 174 – John Stuart Mill
* 171 – Blaise Pascal
* 170 – Michael Faraday
* 170 – George Friedrich HÃ ¤ ndel
* 170 – Antoine Lavoisier

* 170 – Martin Luther
* 165 – Galileo Galilei
* 165 – Charlotte Brontà «
* 165 – Johann Sebastian Bach
* 165 – Thomas Hobbes
* 165 – Carl von Linna ©
* 165 – John Locke
* 165 – Joseph Priestley
* 165 – Ludwig van Beethoven
* 165 – Samuel Johnson
* 162 – Rena © Descartes
* 162 – Madame De Stael
* 160 – Albert Einstein
* 160 – Robert Boyle
* 160 – Benjamin Franklin
* 159 – Immanuel Kant
* 156 – Linus Carl Pauling

* 156 – Sofia Kovalevskaya
* 156 – Thomas Chatterton
* 156 – Olof Palme
* 155 – Rembrandt van Rijn
* 155 – Miguel de Cervantes
* 155 – Jonathan Swift
* 153 – Charles Darwin
* 153 – Wolfgang Amadeus Mozart
* 150 – George Eliot (Mary Ann Evans)
* 150 – Nicolaus Copernicus
* 150 – Abraham Lincoln
* 145 – Napoleon Bonaparte
* 145 – Anna Lindh
* 143 – George Sand (Aurore Dupin)
* 140 – George Washington
* 130 – Ulysses S. Grant
* 130 – Sir Francis